Scroll untuk baca artikel
Sport

Veda Ega Rebut Podium 2 Moto3 Malaysia, Duel Panas hingga Tikungan Akhir

×

Veda Ega Rebut Podium 2 Moto3 Malaysia, Duel Panas hingga Tikungan Akhir

Sebarkan artikel ini
veda ega pratama merayakan podium kedua moto3 malaysia 2026 di sirkuit sepang
VEDA EGA PODIUM SEPANG — Ilustrasi pembalap Indonesia Veda Ega Pratama merayakan keberhasilannya finis kedua pada Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026). Pembalap Honda Team Asia itu memulai balapan dari posisi kedelapan. (Foto: Ilustrasi Digital/Jamlima.com)

  • Podium kedua: Veda Ega Pratama finis kedua pada Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026).
  • Naik enam posisi: Pembalap Honda Team Asia itu memulai balapan dari urutan kedelapan.
  • Duel sengit: Veda bersaing dengan Alvaro Carpe, Hakim Danish, dan David Almansa dalam perebutan posisi depan.
  • Prestasi terbaik: Hasil Sepang melampaui podium ketiga yang Veda raih di Brasil pada Maret 2026.

JAMLIMA.COM, SEPANG — Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil merebut podium kedua Moto3 Malaysia 2026 setelah menghadapi persaingan sengit di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026).

Pembalap Honda Team Asia itu memulai balapan dari posisi kedelapan. Namun, Veda mampu memperbaiki posisinya hingga finis sebagai runner-up.

Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team keluar sebagai pemenang.

Sementara itu, Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo melengkapi podium ketiga.

Hasil ini menjadi pencapaian finis terbaik Veda sepanjang musim debutnya di Kejuaraan Dunia Moto3.

Sebelumnya, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu mencetak sejarah dengan finis ketiga di Moto3 Brasil pada 22 Maret 2026.

Baca juga: ⇓

Veda Ega Tembus Persaingan Lima Pembalap Terdepan

Perjuangan Veda dimulai dari baris ketiga setelah mencatatkan waktu 2 menit 10,861 detik pada kualifikasi, Sabtu (31/10/2026).

Catatan tersebut terpaut 0,465 detik dari Maximo Quiles yang merebut pole position.

Ketika balapan dimulai, Quiles langsung mempertahankan posisi terdepan. Namun, David Almansa segera memberikan tekanan.

Alvaro Carpe dan Hakim Danish turut meramaikan persaingan. Sementara itu, Veda berusaha memperbaiki posisinya.

Memasuki putaran keempat, lima pembalap mulai memisahkan diri dari rombongan.

Mereka adalah Almansa, Quiles, Carpe, Veda, dan Danish.

Persaingan tersebut memberi Veda kesempatan untuk merebut posisi podium.

Quiles kemudian meningkatkan kecepatan dan mulai menjauh dari kelompok pengejar.

Di belakangnya, Veda menghadapi persaingan ketat untuk mengamankan posisi kedua.

Pembalap bernomor 9 itu akhirnya berhasil mempertahankan posisinya hingga garis finis.

Duel Podium Sepang, Veda Ungguli Carpe dan Danish

Perebutan podium menjadi perhatian ketika Quiles mulai menciptakan jarak dari para pesaingnya.

Veda harus menghadapi Carpe, Danish, dan Almansa yang sama-sama berupaya memperoleh hasil terbaik.

Danish mendapat dukungan penonton tuan rumah setelah memulai balapan dari posisi ketiga.

Namun, pembalap Malaysia tersebut gagal mengamankan podium.

Sebaliknya, Carpe berhasil menyelesaikan balapan di posisi ketiga.

Veda mempertahankan urutan kedua sekaligus memastikan Indonesia mendapat tempat di podium Sepang.

Hasil tersebut menunjukkan kemampuan Veda menghadapi tekanan dalam kelompok pembalap terdepan.

Selain kecepatan, keberhasilannya membutuhkan konsistensi dan ketepatan mengambil keputusan sepanjang balapan.

Podium Kedua Veda Ega Jadi Prestasi Terbaiknya

Keberhasilan di Sepang menambah catatan positif Veda dalam musim pertamanya bersama Honda Team Asia.

Pada Moto3 Brasil, 22 Maret 2026, ia menjadi pembalap Indonesia pertama yang meraih podium Grand Prix.

Ketika itu, Veda finis ketiga di belakang Quiles dan Marco Morelli.

Performa tersebut menjadi bukti awal kemampuannya bersaing dengan pembalap dunia.

Dalam wawancara dengan ANTARA pada Juli 2026, Veda mengakui masih mempelajari berbagai hal selama musim debutnya.

“Banyak juga pelajaran yang saya dapat karena ini tim baru dan kejuaraan ini juga baru buat saya,” kata Veda.

Perkembangannya terus terlihat dalam sejumlah balapan berikutnya.

Pada Moto3 Indonesia di Mandalika, 11 Oktober 2026, Veda finis keenam.

Kemudian, ia merebut pole position Moto3 Australia pada 24 Oktober. Sayangnya, balapan dibatalkan akibat cuaca buruk.

Kini, hasil di Sepang menjadi pencapaian lebih tinggi dibandingkan podium ketiganya di Brasil.

Veda juga memiliki pengalaman baik di sirkuit Malaysia tersebut.

Pada 2023, ia merebut gelar juara Idemitsu Asia Talent Cup setelah memenangkan balapan kedua di Sepang.

Pengalaman itu menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya menuju Kejuaraan Dunia Moto3.

Tambahan 20 Poin dari Sepang

Sebelum Moto3 Malaysia berlangsung, Veda berada di posisi kedelapan klasemen dengan 111 poin.

Finis kedua memberikan tambahan 20 poin. Dengan demikian, perolehan Veda meningkat menjadi 131 poin berdasarkan perhitungan hasil balapan.

Pencapaian tersebut memperkuat catatan musim debut pembalap berusia 17 tahun itu.

Dari posisi kedelapan saat start hingga finis kedua, Veda menunjukkan kemampuan bersaing di barisan terdepan.

Podium Sepang juga menjadi hasil terbaiknya dalam Kejuaraan Dunia Moto3 2026 hingga balapan Malaysia.


Baca juga: MotoGP Australia 2026 Batal Total, Marquez Gagal Menjauh dan Veda Ega Kehilangan Peluang