- Pemerintahan Kabupaten Gowa tetap berjalan normal meski Bupati Sitti Husniah Talenrang diperiksa penyidik Tipikor.
- Bupati Gowa meninjau langsung SMP Negeri 1 Sungguminasa untuk memastikan proses belajar mengajar tahun ajaran baru berjalan baik.
- Pemkab Gowa memastikan kebutuhan sekolah serta pelayanan pendidikan tetap menjadi prioritas bagi seluruh siswa.
- Polda Sulsel masih melanjutkan penyidikan dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah gratis sesuai prosedur hukum yang berlaku.
JAMLIMA.COM, GOWA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memastikan roda pemerintahan tetap berjalan normal.Meskipun, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Selatan.
Terkait adanya penyidikan dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah gratis.
Di tengah proses hukum tersebut, pelayanan publik tetap berlangsung.
Berbagai agenda pemerintahan terus dilaksanakan, termasuk memastikan kebutuhan sekolah dan proses belajar mengajar pada tahun ajaran baru 2026/2027 berjalan sebagaimana mestinya.
Pemeriksaan terhadap Bupati Gowa merupakan bagian dari penyidikan dugaan penyimpangan proyek pengadaan seragam sekolah gratis senilai sekitar Rp16 miliar.
Hingga kini, penyidik masih memeriksa sejumlah saksi dan mendalami alat bukti.
Polda Sulsel juga menyatakan proses penyidikan masih berlangsung dan belum menetapkan langkah hukum lanjutan terhadap Bupati Gowa.
Bupati: Pelayanan kepada Masyarakat Harus Tetap Berjalan
Di tengah bergulirnya proses hukum dan hak angket DPRD Gowa, Husniah lebih awal menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus tetap fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Sidang pansus hak angket tetap berjalan dan kami menghormati itu. Saya pun sebagai bupati tetap fokus pada tugas sebagai kepala daerah, apalagi masih banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan untuk kesejahteraan masyarakat Gowa,” kata Sitti Husniah Talenrang, Minggu (5/7/2026).
Menurutnya, seluruh proses yang sedang berjalan harus dihormati sesuai ketentuan hukum, sementara pelayanan publik tidak boleh terganggu.
Aktivitas Pemerintahan Tetap Berlangsung
Sejumlah agenda pemerintahan tetap terlaksana selama Juli 2026.
Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin memimpin berbagai agenda resmi, termasuk rapat paripurna DPRD mengenai pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025.
Agenda tersebut bahkan mengusung semangat bahwa roda pemerintahan harus tetap berjalan demi menjaga kesinambungan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah bersama seluruh organisasi perangkat daerah terus menjalankan fungsi pemerintahan dan pelayanan publik sebagaimana biasa.
Bupati Tinjau Langsung Sekolah pada Awal Tahun Ajaran Baru
Komitmen pemerintah daerah dalam menjaga pelayanan pendidikan terlihat dari kegiatan Bupati Gowa yang tetap turun langsung ke sekolah di tengah padatnya agenda pemerintahan.
Pada Jumat, 31 Juli 2026, Sitti Husniah Talenrang mengunjungi SMP Negeri 1 Sungguminasa untuk melihat secara langsung proses belajar mengajar sekaligus mengecek kondisi sarana dan prasarana pendidikan pada awal tahun ajaran baru.
Dalam kunjungan tersebut, Husniah berdialog dengan kepala sekolah, guru, dan para siswa guna memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan pembelajaran serta kebutuhan yang masih memerlukan perhatian pemerintah daerah.
“Kunjungan pada awal tahun ajaran baru ini untuk memastikan proses pembelajaran berjalan dengan baik. Kita juga berdialog dengan pihak siswa dan sekolah mengenai kondisi pembelajaran, fasilitas yang tersedia, serta kebutuhan yang masih perlu mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Gowa,” ujar Husniah, Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, pemerintah perlu memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi pendidikan di lapangan agar kebijakan yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan sekolah.
“Kita perlu melihat langsung bagaimana proses pembelajaran berlangsung di sekolah. Dari situ kita bisa mengetahui apa yang sudah berjalan baik dan apa yang masih perlu kita dukung,” ungkapnya.
Ia menegaskan, dukungan pemerintah terhadap dunia pendidikan tidak hanya diarahkan pada peningkatan kualitas pembelajaran.
Akan tetapi juga pada pemenuhan sarana dan prasarana agar tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik.
Kunjungan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa agenda pemerintahan di sektor pendidikan tetap berjalan normal meski kepala daerah tengah menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik.
Pendidikan Tetap Menjadi Prioritas
Selain melakukan pemantauan langsung ke sekolah, Pemkab Gowa juga terus menjalankan berbagai program pendidikan.
Sebelumnya, pada 2 Maret 2026, Bupati Gowa menyerahkan 238 Surat Keputusan (SK) Kepala Sekolah dan Pengawas sebagai bagian dari penguatan tata kelola pendidikan di Kabupaten Gowa.
Saat itu, Husniah meminta seluruh kepala sekolah bekerja maksimal meningkatkan mutu pendidikan.
“Kami yakin Kepsek yang telah diberikan SK adalah mereka yang siap bekerja dan mempertimbangkan menyelesaikan persoalan pendidikan dari hal terkecil hingga hal terbesar di sekolah masing-masing,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Gowa juga tetap menjalankan berbagai agenda pendidikan lainnya.
Hal ini, termasuk pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dan pelepasan peserta didik Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027.
Hingga awal Agustus 2026, belum ada laporan resmi yang menyebut proses belajar mengajar maupun kebutuhan sekolah terganggu akibat proses penyidikan yang sedang berlangsung.
Penyidikan Dugaan Korupsi Masih Berjalan
Kasus yang ditangani Ditreskrimsus Polda Sulsel berkaitan dengan dugaan penyimpangan pengadaan seragam sekolah gratis senilai sekitar Rp16 miliar.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto sebelumnya menyampaikan bahwa penyidik masih mendalami perkara tersebut melalui pemeriksaan saksi dan pengumpulan alat bukti.
“Sampai sekarang belum ada penangkapan dan penahanan,” kata Didik Supranoto, Rabu (15/7/2026).
Penyidik masih melanjutkan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
Pemerintahan dan Proses Hukum Berjalan Beriringan
Situasi di Kabupaten Gowa menunjukkan bahwa proses hukum terhadap kepala daerah berjalan beriringan dengan penyelenggaraan pemerintahan.
Di satu sisi, penyidik terus mendalami dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah gratis. Di sisi lain, pelayanan publik, pelaksanaan program pembangunan, dan agenda pendidikan tetap berlangsung.
Kunjungan Bupati ke SMP Negeri 1 Sungguminasa pada awal tahun ajaran baru menjadi salah satu gambaran bahwa pemerintah daerah tetap memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat.
Khususnya di sektor pendidikan, sembari menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan.
















