Scroll untuk baca artikel
DaerahNasional

Prabowo Batal ke Makassar H-1, Peresmian 100 Sekolah Rakyat Tertunda Setelah Persiapan Besar

×

Prabowo Batal ke Makassar H-1, Peresmian 100 Sekolah Rakyat Tertunda Setelah Persiapan Besar

Sebarkan artikel ini
prabowo batal ke makassar peresmian sekolah rakyat tertunda
KUNJUNGAN PRESIDEN TERTUNDA — Ilustrasi penundaan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (28/10/2026). Rencana peresmian sekitar 100 gedung permanen Sekolah Rakyat ikut tertunda setelah persiapan berlangsung di kawasan Sudiang. (Foto: Ilustrasi/Jamlima.com)

  • Pembatalan mendadak. Rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Makassar pada Rabu, 28 Oktober 2026, batal. Pemprov Sulsel menerima informasi penundaan sehari sebelumnya.
  • Agenda nasional terdampak. Rencana peresmian sekitar 100 gedung permanen Sekolah Rakyat ikut tertunda. Pemerintah sebelumnya menyiapkan Makassar sebagai pusat kegiatan nasional.
  • Persiapan lintas daerah. GOR Sudiang telah menjalani pembenahan. Siswa juga menyiapkan penampilan, sementara Kabupaten Sinjai merencanakan keikutsertaan 230 pelajar.
  • Penyebab belum terungkap. Belum ada penjelasan resmi mengenai alasan spesifik pembatalan maupun tanggal pengganti peresmian.

JAMLIMA.COM, MAKASSAR — Rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (28/10/2026), batal sehari sebelum pelaksanaan.

Pembatalan itu berdampak pada agenda peresmian sekitar 100 gedung permanen Sekolah Rakyat yang semula direncanakan berpusat di kawasan Sudiang, Makassar.

Padahal, pemerintah pusat dan daerah telah melakukan berbagai persiapan. Lokasi acara dibenahi, sementara sejumlah siswa telah berlatih untuk menyambut Presiden.

Informasi penundaan diterima Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada Selasa (27/10/2026), sebagaimana dilaporkan SuaraSulsel.

Namun, hingga Rabu pagi, alasan spesifik pembatalan belum diumumkan secara resmi.

Persiapan Besar Berujung Penundaan

Rencana kedatangan Prabowo bukan agenda yang disiapkan dalam waktu singkat.

Pemerintah Kota Makassar telah mengikuti rapat koordinasi sejak 15 September 2026. Menteri Sosial Saifullah Yusuf memimpin pembahasan bersama Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin turut menghadiri pertemuan tersebut.

Selanjutnya, pemerintah menyiapkan GOR Sudiang sebagai pusat peresmian Sekolah Rakyat tahap kedua.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo bahkan meninjau langsung lokasi pada September 2026.

Saat itu, penyelenggara memperkirakan sekitar 7.000 peserta akan menghadiri kegiatan di GOR Sudiang.

Pembenahan mencakup fasilitas gedung, penataan lingkungan, pengecatan, dan perbaikan akses jalan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel, Suherman, menjelaskan bahwa persiapan melibatkan dukungan anggaran pemerintah pusat dan daerah.

Dengan demikian, penundaan memengaruhi agenda yang telah melalui koordinasi lintas instansi selama lebih dari satu bulan.

Sebanyak 230 Siswa Sinjai Disiapkan

Dampak perubahan agenda juga menyentuh rencana keterlibatan pelajar dari luar Makassar.

Pemerintah Kabupaten Sinjai sebelumnya menyiapkan 230 siswa Sekolah Rakyat jenjang SMP dan SMA untuk mengikuti penyambutan Presiden.

Kepala Dinas Sosial Sinjai, Andi Baso Mangunrawa, menyampaikan persiapan tersebut pada Jumat (23/10/2026).

“Kami bertemu Ibu Bupati untuk membahas kesiapan Sinjai dalam menyambut kedatangan Presiden,” kata Andi Baso.

Dinas Sosial Sinjai juga merencanakan pendampingan siswa selama perjalanan menuju Makassar hingga kembali ke daerah.

Namun, pengumuman Pemkab Sinjai saat itu masih mencantumkan Kamis, 29 Oktober 2026, sebagai tanggal kegiatan.

Sementara itu, Kementerian Sosial menyebut rencana peresmian pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Perbedaan informasi tersebut menunjukkan bahwa jadwal kegiatan masih mengalami penyesuaian menjelang pelaksanaan.

Belum ada informasi terverifikasi bahwa seluruh siswa Sinjai telah diberangkatkan ketika kabar pembatalan diterima.

Peresmian 100 Sekolah Rakyat Ikut Tertunda

Menteri Sosial Saifullah Yusuf sebelumnya berharap Prabowo dapat meresmikan gedung permanen Sekolah Rakyat dari Makassar.

Kegiatan tersebut direncanakan terhubung dengan sekolah-sekolah di berbagai daerah melalui sambungan daring.

Pada Senin malam (26/10/2026), Saifullah telah menjelaskan bahwa kehadiran Presiden masih menunggu kepastian.

“Rencananya hari Rabu, tapi kita masih menyesuaikan agenda Bapak Presiden,” ujar Saifullah.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa waktu pelaksanaan belum sepenuhnya final.

Di sisi lain, pembangunan Sekolah Rakyat tetap memiliki target nasional yang luas.

Kementerian Pekerjaan Umum mencatat pembangunan tahap kedua mencakup 100 lokasi di 32 provinsi.

Proyek tersebut terbagi menjadi 93 lokasi tahap IIa dan tujuh lokasi tahap IIb.

Hingga 21 Oktober 2026, sebagian besar pembangunan tahap IIa telah mencapai penyelesaian konstruksi. Namun, sejumlah lokasi masih menjalani pekerjaan akhir.

Karena itu, penundaan peresmian tidak dapat disamakan dengan penghentian pembangunan ataupun kegiatan pendidikan.

Penyebab Pembatalan Belum Diumumkan

Sampai Rabu pagi (28/10/2026), belum ditemukan penjelasan resmi mengenai alasan spesifik Presiden Prabowo membatalkan kunjungan ke Makassar.

Belum ada pula kepastian mengenai tanggal pengganti peresmian sekitar 100 gedung Sekolah Rakyat tersebut.

Sebelumnya, Menteri Sosial telah menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan harus menyesuaikan agenda Presiden.

Meski demikian, pernyataan tersebut belum cukup untuk memastikan penyebab pembatalan.

Penundaan kini menyisakan dua persoalan utama bagi penyelenggara, yakni penetapan jadwal baru dan penyesuaian kembali persiapan lintas daerah.


Baca juga: Sekolah Rakyat Bantaeng Tersendat, Uji Nurdin Minta Pemprov Sulsel Siapkan Lahan 10 Hektare