Scroll untuk baca artikel
EntertainmentInternasional

Pangeran Harry Terjun Payung, Tunaikan Janji kepada Veteran 102 Tahun

×

Pangeran Harry Terjun Payung, Tunaikan Janji kepada Veteran 102 Tahun

Sebarkan artikel ini
Pangeran Harry terjun payung tandem di Kanada untuk mendukung veteran
TERJUN PAYUNG — Pangeran Harry saat melakukan terjun payung tandem di Ontario, Kanada, Jumat (25/9/2026), dalam aksi amal untuk mendukung veteran dan menunaikan janji kepada Ed Marshall. (Foto: Ilust/Cap Video/Jamlima.com)

  • Pangeran Harry melakukan terjun payung amal di Ontario, Kanada, Jumat (25/9/2026).
  • Aksi itu mendukung Sunnybrook Veterans Centre dan True Patriot Love Foundation.
  • Lompatan tersebut menunaikan janji Harry kepada veteran Perang Dunia II Ed Marshall yang berusia 102 tahun.
  • Marshall batal terjun setelah evaluasi medis, sehingga cucunya, Bailey, menggantikan posisinya.

JAMLIMA.COM, TORONTO — Pangeran Harry terjun payung di Ontario, Kanada, untuk menggalang dukungan bagi komunitas veteran.

Duke of Sussex itu melakukan lompatan pada Jumat (25/9/2026), di kawasan utara Toronto.

Aksi tersebut mendukung Sunnybrook Veterans Centre dan True Patriot Love Foundation.

Selain membawa misi sosial, Harry juga menunaikan janji kepada veteran Perang Dunia II Ed Marshall yang berusia 102 tahun.

Harry dan Marshall bertemu di Sunnybrook Veterans Centre, Toronto, pada November 2025.

Saat itu, keduanya berbincang tentang pengalaman militer dan kegiatan untuk membantu komunitas veteran.

Marshall pernah berlatih sebagai penerjun payung pada masa Perang Dunia II.

Sementara itu, Harry menjalani sekitar 10 tahun dinas di Angkatan Darat Inggris dan dua kali bertugas di Afghanistan.

Janji Harry kepada Veteran 102 Tahun

Pertemuan mereka kemudian melahirkan rencana terjun payung bersama.

Marshall menceritakan pengalamannya melakukan terjun payung saat merayakan usia 100 tahun pada 2024.

Aksi tersebut juga membawa misi amal bagi rumah sakit anak di Toronto.

Cerita itu menarik perhatian Harry.

Keduanya lalu menyusun rencana untuk kembali melakukan lompatan.

Namun, hasil evaluasi medis membuat Marshall tidak ikut dalam penerjunan Jumat.

Cucunya, Bailey, kemudian menggantikan sang kakek dan melakukan lompatan bersama Harry.

Marshall tetap ikut dalam penerbangan untuk menyaksikan aksi tersebut dari pesawat.

Harry mengatakan dirinya tetap datang karena tidak ingin mengecewakan Marshall.

“Tidak mungkin mengecewakan veteran berusia 102 tahun,” kata Harry setelah mendarat.

Ia juga mengatakan Marshall sangat kecewa ketika mengetahui kondisi medis menghalanginya untuk ikut terjun.

Bagi keluarga Marshall, keputusan Harry untuk memenuhi janjinya memberi makna tersendiri.

Bailey mengaku keluarganya semula tidak menyangka rencana tersebut benar-benar terlaksana.

Namun, tim Harry kemudian menghubungi keluarga untuk menyiapkan penerjunan tersebut.

Terjun Payung untuk Mendukung Veteran

Aksi Harry bukan sekadar kegiatan ekstrem.

Penerjunan itu menjadi bagian dari penggalangan dana bagi Sunnybrook dan True Patriot Love Foundation.

Kedua lembaga tersebut menjalankan program bagi veteran, personel militer aktif, serta keluarga mereka.

Sunnybrook memiliki salah satu pusat layanan veteran terbesar di Kanada.

Fasilitas itu memberikan perawatan jangka panjang dan kompleks kepada lebih dari 300 veteran.

Pasiennya antara lain berasal dari generasi Perang Dunia II dan Perang Korea.

Sementara itu, True Patriot Love mendukung komunitas militer Kanada melalui pendanaan, penelitian, advokasi, serta berbagai program pemulihan.

Lembaga tersebut juga mengembangkan kegiatan olahraga adaptif bagi veteran dan personel militer yang mengalami cedera atau sakit.

Hubungan Harry dengan Komunitas Veteran

Kegiatan di Kanada melanjutkan keterlibatan panjang Harry dalam isu veteran.

Harry mendirikan Invictus Games pada 2014 setelah melihat peran olahraga dalam proses pemulihan personel militer yang terluka atau sakit.

Ajang itu kemudian berkembang menjadi kompetisi internasional bagi anggota militer dan veteran.

Kanada memiliki hubungan penting dengan perjalanan Invictus Games.

Toronto menjadi tuan rumah pada 2017, dengan lebih dari 550 peserta dari 17 negara.

Kemudian, Vancouver dan Whistler menggelar Invictus Games 2025 dengan cabang olahraga musim dingin adaptif untuk pertama kalinya.

True Patriot Love ikut berperan membawa Invictus Games ke Kanada.

Organisasi tersebut memimpin proses penawaran untuk Toronto 2017 dan Vancouver-Whistler 2025.

Karena itu, penerjunan Harry memiliki hubungan langsung dengan aktivitasnya di komunitas veteran selama lebih dari satu dekade.

Invictus Games Foundation juga terus menggunakan olahraga sebagai bagian dari pemulihan dan rehabilitasi personel militer serta veteran.

Marshall Pernah Terjun dari Ketinggian 11.000 Kaki

Keberanian Marshall sendiri telah menarik perhatian sejak 2024.

Pada 12 Juli 2024, ia melakukan terjun payung di Cayuga, Ontario, saat berusia 100 tahun.

Marshall melakukan penerjunan tandem dari ketinggian sekitar 11.000 kaki untuk mendukung penggalangan dana bagi SickKids Hospital di Toronto.

Saat itu, Marshall mengatakan ia ingin pengalaman tersebut memberi manfaat bagi masyarakat.

Ia memilih membantu anak-anak yang membutuhkan dukungan melalui aksi penggalangan dana itu.

Pengalaman tersebut kemudian ia ceritakan kepada Harry ketika keduanya bertemu pada 2025.

Dari pertemuan itulah rencana penerjunan bersama mulai berkembang.

Setahun kemudian, kondisi kesehatan membuat Marshall hanya dapat menyaksikan dari pesawat.

Namun, Harry tetap melompat bersama Bailey untuk memenuhi janji yang telah dibuat.

Setelah mendarat dengan selamat, Harry juga menelepon istrinya, Meghan.

Harry mengatakan Meghan merasa lega setelah mengetahui penerjunan selesai dengan aman.

Namun, inti kegiatan tersebut tetap berada pada komunitas veteran.

Lompatan Harry menghubungkan sebuah janji pribadi dengan upaya menggalang dukungan bagi mereka yang pernah bertugas di militer.

Bagi Marshall, momen itu juga menutup sebuah janji yang bermula dari pertemuan sederhana di pusat perawatan veteran Toronto.

Harry akhirnya kembali ke Kanada dan menunaikannya dari udara.